Khodam keris pada awal muasalnya, Tentu saja itu berawal dari laku prihatin, tirakat, kidung dan doa-doa yang dipanjatkan oleh sang Empu saat membuat Keris.

Kita tahu dalam proses pembuatan Keri itu, ada beberapa proses-proses yang harus dilalui. Baik itu sedekah kepada alam, Sedekah kepada masyarakat. Dan yang bersedekah itu adalah yang memesan.

Beberapa upaya yang dilakukan oleh seorang Empu, untuk menguatkan energi pusaka tersebut teknik-tekniknya bermacam-macam. yang banyak dikenal masyarakat ialah teknik sepuh Saru, Kemudian ada Sepuh Jamas yang dijilat menggunakan lidah, dan lain sebagainya.

Jadi hal-hal yang dilakukan oleh seorang Empu, diantaranya adalah memohon kepada yang maha kuasa dan berdoa, agar benda yang dia ciptakan diberikan makhluk, ruh atau sebuah manivestasi bentuk energi ke dalam suatu pusaka.

Sehingga  dapat memberikan manfaat pada sang pemilik. Ibarat orang Islam contohnya, datang dan bmemohon doa kepada seorang Kyai, seorang Kyai tersebut membacakan doa, kemudian ditiupkan kepada air dan seterusnya.

Doa ini tentu saja memohon kepada Tuhan, kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, agar hajat atau harapannya bisa segera terkabul.

=================================================
Konsultasi Tosan Aji :

Mas Ashraff Sigid.
0811 – 2888 – 540 (WA/SMS/TLP)
=================================================

 10,714 total views,  109 views today