Keris Carubuk seperti yang kita semua tau adalah Salah satu Dhapur Keris yang memiliki luk 7, Ukuran panjang bilahnya sedang, biasanya nglimpa, tanpa ada-ada. Keris ini memakai kembang kacang, lambe gajah satu, selain itu memakai sraweyan dan greneng. Ricikan lainnya tidak ada. Dhapur Carubuk biasanya dimiliki oleh mereka yang mendalami dunia spiritual.

Dalam manuskrip Sejarah Mpu ing Tanah Jawi, dijelaskan bahwa kersi  dengan dhapur Carubuk pertama kali dibuat oleh Mpu Dewayasa II merupakan cucu dari Mpu Dewayasa I yang mengabdi pada Raja Negeri Wiratha. Mpu Dewayasa II membabar tiga dhapur keris, yaitu Sang Carubuk, Sang Kebo Lajer dan Sang Kabor. Dalam versi lain, keris Carubuk yang khusus untuk dikenakan wanita pertama kali dibuat oleh Mpu Gandawijaya tahun 1125 Saka, pada era Pengging Wiratadya.

Keris dhapur Carubuk menjadi sangat terkenal ketika menjadi piyandel yang dipegang dan dimiliki oleh Panembahan Hadiwijaya atau yang lebih familiar disebut Joko Tingkir, yaitu Raja Kasultanan Pajang di Jawa Tengah. Dengan keris Carubuk yang dimilikinya, Jaka Tingkir dikenal menjadi sosok yang sangat pandai, cerdik, pemberani, berwibawa dan sangat sakti, sehingga terangkat derajad kemuliannya menjadi menantu Sultan Demak (Trenggono) kala itu. Seiring runtuhnya Kasultanan Demak, Jaka Tingkir kemudian mendirikan dinasti Kasultanan Pajang di Pedalaman Jawa Tengah, dan bergelar Panembahan Hadiwijaya.

Sejarah Terciptanya Keris Carubuk

keris carubukTerkait Sejarah Keris Carubuk inilah, yang menurut RM. Ashraff Sigid Perlu diluruskan. Yang sering kita dengar bahwa Keris Carubuk merupakan Senjata Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga. Dalam khanazah sejarah dan budaya nusantara, kebanyakan keris sakti berasal dari pulau Jawa, terutama di era kejayaan Kerajaan Majapahit. Banyak cerita, kisah dan juga mitos seputar keris. Konon, keris yang memiliki kesaktian tidak sembarangan bisa dimiliki, harus memiliki kecocokan atau berjodoh dengan yang memegangnya. Kali ini, PakarTosanAji.Com, akan membawa anda ke wilayah kajian keris pada konteks sejarah.

Terkait sejarah ini, ada bebeberapa keris yang terkenal dan paling populer di Indonesia, salah satunya adalah Pusaka Kyai Carubuk, Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga.

Dalam satu legenda dikisahkan, Kanjeng Sunan Kalijaga meminta tolong kepada Mpu Supa Mandragi untuk dibuatkan sebuah. Sunan Kaljaga memberikan besi yang ukurannya sebesar biji asam jawa sebagai bahan pembuatan keris kepada Mpu Supa Mandrangi. Mengetahui besarnya calon besi tersebut, Empu Supa sedikit terkejut. Namun setelah Mpu Supa menerima besi tersebut dari Kanjeng Sunan Kalijaga, Ia berkata “besi ini bobotnya berat sekali, tak seimbang dengan besar wujudnya dan tidak yakin apakah cukup untuk dibuat keris”.

keris carubukLalu Sunan Kalijaga berkata “besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung”. Karena ampuhnya perkataan Kanjeng Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi yang sebesar biji asam jawa tersebut menjelma menjadi sebesar gunung. Hati empu Supa menjadi gugup, karena mengetahui bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga memang benar-benar wali yang dikasihi oleh Sang Pencipta Kehidupan, yang bebas mencipta apapun. Lantaran itu, empu Supa berlutut dan takut.

Ringkas cerita, besipun kemudian dikerjakan oleh Mpu Supa Mandrangi. Tidak lama kemudian, jadilah sebilah keris, kemudian Mpu Supa Mandrangi menyerahkan keris tersebut kepada Kanjeng Sunan Kalijaga. Begitu melihat bentuk kerisnya, Kanjeng Sunan Kalijaga menjadi kaget karena hasil kejadian keris itu berbeda jauh sekali dengan yang dimaksudkan.  Begitu mengetahui keindahan keris, perasaan Kanjeng Sunan Kalijaga tersentuh, oleh karena itu mengamatinya sempai puas tidak bosan-bosannya. Kemudian ia berkata sambil tertawa dan memuji keindahan keris itu.

Pada kebanyakan cerita yang beredar keris yang diciptakan oleh Empu Supa untuk Kanjeng Sunan Kalijaga mwrupakan keris carubuk. Padahal keris tersebut adalah Keris Sengkelat, yang wujud dari keris sangkelat sendiri saat ini berada disebuah museum di Kta Demak. Keberadaan Keris Sengkelat tersebut bisa di buktikan kemunculannya ketika prosesi spiritual taunan Kota Demak yakni Prosesi arak – arakan Ontokusumo.


Asrtikel Menarik Lainnya:


Cerita yang sesungguhnya terkait Keris Carubuk ini adalah senjata pusaka Sultan hadiwijaya “Joko Tingkir”, dan pernah digunakan, bahkan sanggup mengalahkan keris kyai setan kober milik arya penangsang yang ketika itu digunakan oleh pesuruh Arya Penangsang untuk melakukan percobaan pembunuhan kepada Sultan Hadiwijaya.  Karena utusan Arya Penangsang dapat dikalahkan, keris Kyai Setan Kober diambil oleh Sultan Hadiwjaya, lalu dikembalikan sendiri oleh Sultan Hadiwjaya kepada Arya Penangsang yang membuat Arya Penangsang tersinggung dan marah.  Karena Arya Penangsang tersinggung dan marah, maka timbul kerbutan antara Arya Penangsang dan Sultan Hadiwijaya, dan keributan tersebut dapat dihentikan oleh Kanjeng Sunan Kudus.

Wujud Pusaka Carubuk Milik Sunan Kalijaga

Pusaka Kiai Carubuk dan Pusaka Keris Carubuk merupakan dua pusaka yang berbeda. Kedua istilah ini memang sering menjadi kebingungan di kalangan masyarakat. Jika keris Carubuk kebenarnya menurut RM. Ashraff Sigid adalah seperti yang telah kita simak di atas.

Lalu yang seperti apa pusaka Kiai Carubuk milik Sunan Kalijaga?

keris carubukPusaka Kiai Carubuk sebenarnya bukanlah nama dapur keris dari Nusantara, melainkan nama penghargaan ini diberikan untuk sebuah Pedang Kecil atau belati. Buah tangan dari teman Sunan Kalijaga yang berasal dari Turki. Pedang Kecil atau Belati ini adalah sering di kenal sebagai Belati Zanbia. Untuk menghormati sahabat dan pusaka yang diterima oleh Kanjeng Sunan tersebut kemudian munculah nama penghargaan Kiai Carubuk. Yang sangat menarik dari kisah ini adalah keterkaitan antara Syiar Islam sang Sunan, Kisah Nabi Ismail dan Kepercayaan Mistik yang kala itu masih sangat kental di kalangan Masyarakat Jawa.

Itulah yang bisa saya Sampaikan terkait Keris Carubuk. Keris Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga. Semoga dengan artikel ini. semakin bertambah wawasan Anda terkait Warisan Budaya Nusantara. Salam Rahayu.

 1,847 total views,  63 views today